Berbagi kepada Sesama

‘Tuhan Yang Maha Esa menurunkan anugrah yang mengagumkan kepada orang yang pemurah, suka berdana punya yang dilandasi dengan ketulusan hati. Mereka memperoleh keabadian, rakhmat-Nya kejayaan dan panjang usia”. (Rgveda I.125.6).

 

 

Kalau kita renungkan sloka tersebut sungguh sangat mulia bila orang telah melakukan derma. Mereka akan mendapatkan tempat dan kejayaan asalkan apa yang dilakukan tulus. Memberikan bantuan dalam bentuk apapun itu dalam bingkai dharma tentu akan mendapatkan tempat yang baik pula.

Konsep karma phala atau hukum sebab akibat akan memberikan sebuah renungan bagi kita semua. Semua hasil yang kita capai hari ini adalah akibat dari perbuatan kita kemarin. Ataupun hasil yang kita peroleh esok hari adalah akibat tindakan kita hari ini.

Ajaran itu tentu terjadi pada keseharian kita. Dan bisa sangat diyakini. Kebahagian kita hari ini adalah akibat ketenangan dan kebaikan kita kemarin. Sebaliknya kesedihan hari ini adalah akibat tindakan kita yang mungkin salah atau tidak tepat kemarin.

Setiap insan pasti mengharapkan kebahagian bahkan kesejahteraan untuk menjalani hidup ini. Itu sangat manusiawi, sebagaimana tujuan dari agama Hindu, Moksartham Jagadhita Ya Ca Iti Dharma. Tentu kebahagian itu harus kita bagi untuk membantu sesama yang memerlukannya. Hal ini sangat tegas dijelaskan dalam Bhagavad Gita (II. 7) bahwa dia yang hanya memikirkan sanak keluarganya saja adalah orang yang pelit (krpanya) yang akan masuk neraka.

Leave a Comment

We would be glad to get your feedback. Take a moment to comment and tell us what you think.

5 × two =