Kemandirian Ekonomi

Masalah klasik yang sering ditemui di kehidupan masyarakat adalah sulitnya ekonomi. Tampaknya kondisi ekonomi menjadi hal yang utama bila dibandingkan dengan kondisi sosial politik, budaya, bahkan keamanan sekalipun. Pasalnya ekonomi dapat memenuhi kebutuhan fisiologis sebagaimana dinyatakan dalam teori kebutuhan Maslow.

Menurut Maslow hirarki kebutuhan manusia yang pertama adalah kebutuhan fisiologis yaitu terpenuhinya kebutuhan dasar manusia seperti Sandang / pakaian, pangan/ makanan, papan/ rumah, dan kebutuhan biologis seperti buang air besar, buang air kecil, bernafas, dan lain sebagainya.

Berangkat dari hal ini, perberdayaan masyarakat menjadi penting bagi individu-individu yang telah berkecukupan. Tidak saja individu, perusahaan-perusahaan pun seharusnya mengoptimalkan peran-peran kemitraan kepada masyarakat. Pola-pola kemitraan ini perlu terus dibangun untuk melakukan pemberdayaan masyarakat dalam mengentaskan kemiskinan, meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan.

Parisada melalui BDDN membangun kemandirian ekonomi umat Hindu melalui program Pemberdayaan Ekonomi Umat. Program pemberdayaan ekonomi umat direalisasikan melalui bantuan dana bergulir yang diberikan secara langsung. Bantuan dana bergulir diberikan kepada orang-perorang maupun badan usaha yang melakukan kegiatan produktif (meningkatkan nilai tambah bukan konsumtif) dalam skala mikro dan kecil serta berpotensi dapat berkembang meningkatkan kesejahteraan umat Hindu. Bantuan yang diberikan akan dikembalikan tanpa bunga untuk kemudian disalurkan kembali kepada orang-perorang maupun badan usaha.

Leave a Comment

We would be glad to get your feedback. Take a moment to comment and tell us what you think.

3 × four =