Kepedulian Terhadap Sesama adalah Yadnya yang Sattvika

Kepedulian Anda, Masa Depan Kita Bersama. Demikianlah ajakan Badan Dharma Dana Nasional (BDDN) untuk menumbuhkan semangat kebersamaan untuk meningkatkan kepedulian kita kepada sesama. Keselarasan hubungan kita dengan Tuhan harus diseimbangkan dengan harmonisnya hubungan kita dengan sesama atau horizontal. Ajakan itu patut menjadi semboyan kita bersama untuk mulai membangun potensi-potensi umat Hindu. Didalam Srimad Bhagavatam dengan jelas disebutkan Tuhan bersabda bahwa siapapun yang tidak memperdulikan orang-orang yang dalam keperluan (kesusahan) dan secara sederhana menyembah Tuhan saja, maka usahanya akan sia-sia. Bahkan dalam Bhagavad Gita II. 7 dengan jelas disebutkan bahwa dia yang hanya memikirkan sanak keluarganya saja adalah orang yang pelit (krpanya) yang akan masuk neraka.

Didalam Bhagavad Gita XVII. 11 ada kata aphalakansibhih yaitu mereka yang tidak mengharapkan pamrih apapun. Mereka berbuat kebajikan tanpa peduli akan akibatnya. Mereka hanyalah menimbang apa yang mereka buat adalah benar atau salah, berperan sebagai orang baik atau orang jahat dan tidak memikirkan apakah mereka memiliki kesempatan untuk hidup atau tidak. Bila kita melakukannya dengan kesadaran bahwa yajna ini merupakan suatu kewajiban yang harus dilakukan, maka hal ini merupakan yajna sattvika.

Tentu pesannya adalah kita diajak untuk memikul tanggungjawab sosial yang lebih besar, bukan saja kepada lingkungan kita yang terbatas, kepada keluarga, kepada Pura Desa saja, akan tetapi melampaui batas-batas itu. Manusia hendaknya dengan sungguh-sungguh menginginkan keselamatan semua mahluk Tuhan dan berdoa semoga diberikan kekuatan untuk berbuat demikian. ”Kita harus peduli dan jangan menganggap hal ini gampang karena kedepannya akan menyulitkan diri sendiri,” tutur Wayan Alit Antara, Ketua BDDN.

Leave a Comment

We would be glad to get your feedback. Take a moment to comment and tell us what you think.

1 × 3 =