Komitmen Menepati Janji

Satyaṁ vada dharmācāra Svādhyāya mā pramadaḥ – Hendaknya setiap orang berkata benar, jujur dan tepat janji, senantiasa pula berpegang pada ajaran Dharma, selalu tekun
untuk berbakti kepada Tuhan Yang Maha Esa serta tidak lalai. Taittirīya Upaniṣad I.11.1.
Demikianlah salah satu sloka yang mengajak kita untuk menepati janji. Dalam konteks keseharian, tentu sebuah janji sangat berarti. Pasalnya janji merupakan sebuah harapan bagi seseorang akan sesuatu dari pihak lainnya. Pun demikian, janji terkait erat dengan kejujuran. Setidaknya, bila orang tidak menepati janji, bisa dipastikan bahwa ia juga tak jujur.

Dua hal ini merupakan komitmen yang harus dilaksanakan sebagai sebuah kewajiban. Orang tak akan mencapai kesuksesan bila lalai terhadap janji dan kejujurannya. Banyak orang sukses yang kemudian gagal lantaran tidak jujur dalam melaksanakan kewajibannya. Contohnya pejabat yang korupsi, yang setiap saat bisa kita saksikan di layar televisi.

Menepati komitmen sangatlah penting untuk membangun karakter dalam pergaulan keseharian. Dan kita pun tidak perlu khawatir akan ‘buah’ yang akan diperoleh. Hukum karma akan bekerja sesuai dengan tindakan/ perbuatan kita. Setidaknya kita selalu diingatkan pada petikan sloka dharma rakṣati rakṣataḥ; mereka yang berbuat untuk Dharma akan dilindungi oleh Dharma.

Leave a Comment

We would be glad to get your feedback. Take a moment to comment and tell us what you think.

8 + 6 =