PNS Wajib Dana Punya Ke BDDN

Ketua Badan Dharma Dana Nasional (BDDN) yang di dampingi oleh pengurus PHDI Pusa dan DKI Jakarta melakukan audiensi di Balai Kota Jakarta pada 13 Juni 2017. Agenda Audiensi ini diterima langsung oleh Karo Dikmental dan Spiritual Pemprov DKI Jakarta.

Beberapa hal yang menjadi pembahasan saat pertemuan tesebut adalah tentang sumbangan wajib Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Selama ini yang bersangkutan membayar sumbangan wajib kepada Badan Amal Zakat Infak Sadakah (BAZIS) DKI Jakarta. Ketua BDDN menerangkan bahwa sebelumnya tidak ada badan resmi umat Hindu yang dapat menghimpun dan mengelola dana sumbangan, maka sangat wajar kalau selama ini PNS Hindu di DKI Jakarta membayarkan sumbangan wajibnya kepada BAZIS. Selanjutnya BDDN telah diremikan oleh dirjen Bimas Hindu, maka Dirjen Pajak kemudian menerbitkan Peraturan dirjen Pajak No. PER-15/PJ/2012 Tanggal 11 Juni 2012 yang menetapkan BDDN-YADP sebagai badan penerima sumbangan keagamaan yang bersifat wajib bagi umat Hindu yang dapat dikurangkan dari penghasiln bruto dalam penghitungan pajak penghasilan. “BDDN adalah badan resmi yang mulai menjalankan tugas dan fungsinya sejak tahun 2007. Karena sudah ada badan resmi, sudah tepat bila PNS/CPNS dan Pegawai BUMD menyalurkan sumbangannya ke BDDN” kata Pak Wayan.

Menyambung hal itu, ketua BAZIS yang diwakili oleh Bapak Dedi menjelaskan bahwa pada prinsipnya BAZIS menerima sumbangan itu atas dasar surat edaran yang dikeluarkan oleh Gubernur DKI Jakarta. Sumbangan itu tidak dipatok nominal, tetapi lebih kepada sukarela. Bila ada rencana pengalihan sumbangan wajib dari dari BAZIS ke BDDN pihak BAZIS tidak berkeberatan. “Secara prinsip kami menerima rencana baik ini. Untuk tahap selanjutnya adalah akan dilakukan penyiapan berkas-berkas pendukungnya” papar Pak Dedi.

Pelu diketahui bahwa BDDN dalam menghimpun dana umat Hindu telah menerapkan sistim manajerial keuangan yang baik. Tiap tahunnya penerimaan uang BDDN selalu diaudit oleh pihak yang memiliki otoritas. Disamping pelaporan keuangan yang transparan, dana umat yang terhimpun digunakan sebagai sumber dana abadi umat dan juga untuk mendukung program-progran membangunan umat seperti Spiritual, Pendidikan, pemberdayaan ekonomi dan Kesehatan. *Adm

Leave a Comment

We would be glad to get your feedback. Take a moment to comment and tell us what you think.

three × one =