Pemberdayaan ekonomi umat merupakan salah satu program prioritas Parisada bersama Badan Dharma Dana Nasional (BDDN) guna membantu penguatan faktor-faktor produksi, distribusi dan pemasaran ekonomi umat Hindu. Pemberdayaan ekonomi umat ini diarahkan untuk membantu umat Hindu memperoleh informasi, pengetahuan, dan keterampilan secara multi aspek sehingga memperoleh pendapatan (gaji/ upah) yang memadai.

Pemberdayaan ekonomi umat ini adalah usaha untuk menjadikan ekonomi umat yang kuat dan berdaya saing yang berakar pada potensi umat Hindu. Realitas menunjukkan bahwa permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh usaha kecil dan menengah adalah pada akses pembiayaan dan modal, lemahnya pengusaan teknologi dan informasi, akses pasar, keterampilan, dan tentunya masih banyak lagi.

Berbagai permasalahan itu tentu harus mendapat perhatian guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi umat Hindu sehingga kedepan dapat lebih berperan dalam proses pembinaan umat Hindu itu sendiri. Beberapa kegiatan pemberdayaan umat Hindu dapat dilakukan melalui peningkatan akses bantuan modal usaha, pengembangan sumber daya manusia, peningkatan akses sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan sosial ekonomi umat Hindu.

Isu strategis perekonomian umat ini juga bersifat lokal dengan permasalahan yang berbeda-beda antara satu daerah dan daerah lainnya, sehingga perlu adanya usulan program dari daerah kepada Parisada sehingga dapat tersalurkan secara tepat dan optimal.

Program pemberdayaan ekonomi umat direalisasikan melalui bantuan dana bergulir yang diberikan secara langsung. Bantuan dana bergulir diberikan kepada orang-perorang maupun badan usaha yang melakukan kegiatan produktif (meningkatkan nilai tambah bukan konsumtif) dalam skala mikro dan kecil serta berpotensi dapat berkembang meningkatkan kesejahteraan umat Hindu. Bantuan yang diberikan akan dikembalikan tanpa bunga untuk kemudian disalurkan kembali kepada orang-perorang maupun badan usaha.